Translate Ala Gue

Leave a comment

Gue tiba-tiba aja ingin berpuisi, haha. Tapi berhubung gue susah bikinnya mending gue nranslate lagu. Well, see if EF works out haha. Oh ya lagu-lagu ini gue ambil bagian reffnya aja.

My everything – Lee Min Ho
Ku hanya ingin melihat dan mendengarmu
Ku ingin membiarkanmu hidup didalamku
Lihatlah aku
Datanglah ke pelukanku
Kau adalah segalanya bagiku
Kau adalah segalanya bagiku
Cinta untukmu

Haven’t Met You Yet – Michael Buble
Dan aku tahu suatu hari itu semua akan berubah
Kau akan membuatku berubah jadi kita dapat bekerja untuk menyelesaikannya
Dan aku menjanjikanmu bahwa aku akan memberi lebih dari apa yang kudapat
Aku hanya belum bertemu denganmu

Gran Torino – Jamie Cullum
Lembutlah sekarang; angin sejuk berhembus
Berbisik menembus Gran Torino
Menyiulkan sebuah lagu tua lain
Mesin menderum dan impian-impian pahit datang
Sebuah hati terkunci didalam sebuah Gran Torino
Mendetakkan ritme sepi sepanjang malam

Falling Slowly – Glen Hansard
Ambil kapal tenggelam ini dan arahkan pulang
Kita masih punya waktu
Tinggikanlah suara harapanmu, kau memiliki pilihan
Kau akan melakukannya sekarang

Top Gear

Leave a comment

Ada yang tahu reality show berjudul Top Gear? Tayang di BBC Knowledge, dan walaupun produksi tahun 2005 tetep aja bisa digolongin nowadays show banget buat gue. Awalnya gue liat iklannya di BBC Knowldege dan jujur aja gue kurang tertarik, ya bayangin dong masa iklannya ada orang India gendut hitem marah-marah ngga jelas? Siapa yang bakalan tertarik. Tapi pernah suatu malem gue lgi di puncak kebosanan, dan pas gue lagi ganti channel, entah kenapa acara ini tuh sangat menarik buat  gue dan totally beda sama acara-acara sebelumnya yang pernah gue lihat.

So, basically ini acara ngebahas tentang mobil, mesin, kecepatan, dan hal-hal yang berbau gears; perkakas. Ada tiga pembawa acara disini; Jeremy Clarkson, Richard Hammond, dan James May. Biar gue jelasin satu-satu. Jeremy Clarkson ini yang paling tua diantara bertiga, paling tinggi, paling pinter, paling sombong, paling asik, paling gemuk, paling ngga mau kalah, pokoknya yang paling-palinglah. Richard Hammond ini yang paling pendek, paling bego, paling tulalit, paling konyol, paling bikin ketawa, dan menurut gue dia orangnya sabar banget. Dan yang terakhir James May, nah yang ini menurut gue bisa digolongkan normal walaupun paling jarang ngomong menurut gue, dia ini rambutnya yang paling panjang dan keriting, dan yang paling cuek diantara bertiga. Dan di setiap acara top gear, mereka bertiga selalu aja bikin gue ketawa. hahaha, asli deh! Jokesnya tuh fresh dan ngga disangka-sangka.

Selain tiga pembawa acara tadi, ada juga yang selalu muncul di setiap episod tapi ngga pernah kelihatan muka aslinya, namanya the stig. The stig ini adalh pembalap mobil, yang biasanya di setiap episod tuh ngendarain satu kendaraan untuk di ukur kecepatannya, dan the stig ini selalu pake helm yang menyebabkan gue ngga pernah tahu siapa the stig ini.

Apakah yang spesial di acara ini? Hal-hal yang tiga host tadi lakuin di setiap episodnya! Pernah ada episod dimana mereka bertiga ditugasin untuk ngemudiin masing-masing bebek vespa butut banget di thailand, eh apa filiphine, ya? gue lupa. Pokoknya gitulah, titik start dan finshnya udah ditentuin, jadi mereka disuruh kesitu kan. Dan pas udah tinggal tugas terakhir, ternyata mereka harus mengubah motor vespa butut mereka menjadi kapal boat biar bisa nyebrang laut soalnya garis finishnya ada di tengah laut gitu. Yang bikin gue geli adalah boatnya Hammond, hahahahaha, masa dia jadiin kayak getek gitu ada kepala bebeknya yang gede mirip banget sama yang di ancol. Dan mereka started to race. Dan pemenangnya, adalah… Jeremy! Iyalah, kan dia yang paling pinter. Pemenang keduanya si James walaupun akhirnya dia nyampe dengan mendayung menggunakan tangannya karena mesin boatnya rusak. Dan yang terakhir si yang paling bego ini HAHAHAHAHA si Hammond, dia berenang! ninggalin boatnya, karena rusak ditengah jalan. sumpah gue geli banget.

Ada juga episod dimana mereka adu bola, tim merah dan tim biru. Dan yang bikin unik adalah, mereka maen pake mobil honda jazz! Jadi ada lima honda jazz merah dan enam honda jazz biru, dan bolanya maan, segede gaban! hahaha. Juga pernah mereka adu mobil apaa gitu gue lupa sama pesawat jet! sedeng sedeng, ya menanglah si pesawat jet. Pernah juge mereka mengadu mobil apa rover gitu sama mobil tank, tapi  yaaah tanknya menang :( .

Overall, gue cinta Top Gear. Masih banyak episod-episod yang lebih keren tapi nggak bisa gue ungkapin berhubung saking lucuya sampe gue ngga bisa menranslatenya menggunakan alfabet.

Michael Jackson’s This Is It

1 Comment

Gue nangis nonton film ini. Gue ulang; gue nangis nonton film ini. Padahal itu tuh masih bagian awal fillmnya pas gue nangis, ya gimana ngga nangis kalo ngeliat sosok legenda yang telah pergi dengan resmi memberitahukan konsernya yang terakhir? Ya ampun, gue baru nyadar betapa gue merasa kehilangan Michael. Temen gue, Arvi sama Srikandhi yang duduk di kanan dan kiri gue sampe panik ngeliat gue nangis. Dan bagusnya sih gue bisa berhenti dan konsen sama filmnya. Tiba-tiba aja gue dapet flashback..

Setahun atau dua tahun yang lalu, gue lagi di mobil gue dalam perjalanan ke tempet les gue kalo ngga salah, sambil dengerin jak fm (bukan maskud untuk promosi ya) gue lagi bete banget dan tiba-tiba aja jak fm nyetel lagu Michael Jackson yang judulnya Man In The Mirror. Ya secara gue waktu itu ngga pernah tahu tentang Michael Jackson kecuali gossip-gossip jeleknya dia, gue mencoba untuk denger lagunya dia. Dan, oh my good betapa ingetnya gue waktu itu gue tambah bete denger lagu itu, karena waktu itu gue mikir lagunya kok aneh banget, terlalu lebay, dan somethinglah yang bikin gue ngga suka sama lagu ini. Dah… beberapa waktu kemudian, mungkin beberapa bulan kemudian, gue denger lagu ini lagi di Jak fm juga kan, dan gue mikir “ya ampun, lagu ini lagi?” tapi gue tuh dulu emang susah nangkep nada sebuah lagu, so gue mutusin untuk nyatet lagunya di hape gue, jadinya bisa gue download dan ngerti kenapa Jak fm mau aja masang lagu kayak gini. Udah gue catet judulnya, lupalah gue untuk mendownload.. beberapa waktu berikutnya, gue jadi sering dengerin lagunya di radio dan mulai hafal beberapa bagian. Dan mungkin inilah lagu pertama dari Michael Jackson yanag gue pernah denger.

Kalo gue bandingin sama sekarang, goooood gue merasa bersalah banget. Karena lagu Man In The Mirror ini malah jadi lagu favorit gue dan lagu yang gue dengerin waktu gue lagi sedih, down, lagi hopeless. Lagu ini tuh ngasih gue pencerahan, nyadarin gue bahwa masih ada kesempatan, dst yang membuat gue akhirnya mau bangkit lagi. hiks hiks hiks michael.

Back to the movie, ya jadi gitu. Gue antusias banget nontonnya. Gue memperhatikan sosok legenda itu dengan baik-baik. Dan betapa baiknya dia selama rehersal konsernya. Dia tuh yang baik banget sama kru-kru lainnya, bikin yang lain pada ketawa, dan care sama sekitar dia. Ada bagian di film itu dimana dia lagi nontonin salah satu video thriller barunya, dan gue nyadar bahwa dia tuh makan lollipop!! Oh my, jacko eats lollipop, itu tuh nyentuh banget. Dan pas dia lagi latihan lagu I just Can’t Stop Loving You, dia lucu banget duet sama penyanyi cewenya, tangannya tuh yang geraknya tuh keren banget, dan mereka adu ending gitu hahaha, dan si Michael juga sering ngasal nyanyinya yang akhirnya bikin gue dan temen gue ngerutin dahi soalnya hahaha ternyata dia suka bercanda juga. Dia juga bilang “do with love, l- o-v-e” dia nge-spell maaan huhuhu. Gue baru sadar betapa baiknya dia dan betapa gue dibutakan sama gossip-gossip jelek tentang dia. Kru-kru konsernya juga pada baik sama dia, pas michael naik ke kayak balkon kecil yang bisa digoyangin, ada yang ngingetin dia “Michael please pegangan” hahahaha sumpah gue ngerasa michael tuh banyak banget yang peduli sama dia. Dan dia juga suka bilang selama rehersal, “that’s why we do rehersal”. Dan setiap Michael kurang sesuatu pada krunya, dia yang mintain ke mereka dengan baik-baik dan hati-hati seolah-olah dia ngga mau sampe nyakitin hati yang dia tegur itu. Michael tuh juga seorang seniman yang perfeksionis, dia selalu merhatiin setiap detail yang dia kerjain, dia mau konser terakhirnya ini berjalan dengan sangat baik. Dan menurut gue itu tuh sebuah hal yang sangat istimewa untuk ukuran seorang big star. Dan setelah nonton filmnya, gue baru nyadar bahwa Michael Jackson memiliki jiwa dan hati seorang anak, bukannya kekanak-kanakan yah, tapi yang pure and innocent gitu dan that soul trapped in a soul of a man. Huaahh dia bener-bener seorang legend, biggest legend, king of pop! Dan semakin berdiri bulu kuduk gue waktu gue nyadar bahwa lagu Man In The Mirror adalah bagian penutup dari film ini, Michael’s gone away, but nothing’s really gone, right? He’ll always be here.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.